Pernahkan Anda melihat semacam bercak hitam di sekitar belakang leher, atau pada ketiak? Rupanya seperti daki, namun itu bukan daki.
"Banyak orang yang mengira bercak itu daki. Tapi itu adalah achantonis nigricans," ujar Dr.Aman Bhakti Pulungan, Sp.A (K) dalam diskusi Bahaya Asupan Gula Tambahan serta "Dampaknya pada Kesehatan dan Konsentrasi Anak" gelaran Fonterra Indonesia di Hotel Mulia, Jakarta, Rabu (19/12/2012).
Resistensi insulin disebabkan karena kadar insulin yang tinggi bisa mengaktifkan fibroblas dermal dan keratinosit melalui reseptor insulin yang ada pada sel-sel tersebut.
Alhasil terjadi peningkatan deposisi glikosaminoglikans oleh fibroblas di dermal. Hal ini menyebabkan papillomatosis (kutil) dan
hiperkeratosis, seperti terjadi penebalan atau pengerasan kulit yang tidak normal.
Sebagai informasi tambahan, mengutip dari jurnal "Acanthosis Nigricans dan Hubungannya dengan Resistensi Insulin pada Anak dan Remaja" karya Jose RL Batubara dari Departemen Ilmu Kesehatan Anak, RS Dr Cipto Mangunkusumo, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, AN dibagi menjadi dua kategori besar yaitu jinak (benign) dan ganas (malignant). Prevalensi AN bervariasi dari 7% pada populasi umum sampai dengan 74% pada orang dengan obesitas.
sumber: tribunnews